Layar trommel komposadalah salah satu mesin utama pemilahan kompos organik. Ini terutama menggunakan gerakan memutar silinder dengan pemotong di dalamnya dan saringan silinder untuk memecahkan kantong kompos organik dan menilainya. Fungsi pemecah kantong layar trommel kompos-bergantung pada alat pemecah kantong internal-dengan panjang yang sesuai. Fungsi penyaringan terutama tergantung pada permukaan saringan silinder, permukaan saringan umumnya terdiri dari anyaman jaring atau pelat dan rangka tipis berlubang, pemasangan miring, kompos organik disaring dengan gerakan memutar spiral silinder, ukuran partikel bahan disaring, lebih besar dari lubang saringan untuk tetap berada di layar sampai dikeluarkan dari ekor silinder. Untuk memberikan landasan teori pada desain struktur saringan trommel kompos, makalah ini berfokus pada hukum gerak bahan dalam saringan trommel kompos dan parameter kontrol teoritis yang optimal.
1. Analisis gerak material pada layar bergulir
1.1 Jalur Pergerakan Bahan Proses pergerakan bahan pada ayakan gulung menjadi rumit karena silinder ayakan gulung dipasang miring dan berputar pada porosnya. Ambil satuan P pada lapisan bahan, dan geraknya pada saringan trommel kompos ditunjukkan pada Gambar 1. Setelah masuk ke dalamlayar trommel kompos, unit P diangkat ke titik 0 oleh silinder yang berputar, pada titik mana unit tersebut dikeluarkan dari permukaan layar untuk gerakan parabola. Ketika mencapai titik tertinggi, D, ia jatuh kembali ke permukaan saringan, B, dan seterusnya hingga mengeringkan saringan trommel kompos. Gerak unsur P pada saringan trommel kompos dapat diuraikan menjadi gerak bidang pada bidang x0y dan gerak lurus sepanjang sumbu z. Gerak menjatuhkan material pada bidang 0y dapat diuraikan menjadi dua bagian: bagian gerak melingkar dan bagian gerak parabola material beserta badan layar; Gerakan linier sepanjang sumbu z disebabkan oleh pemasangan badan layar yang miring. Selain itu, material dalam proses pergerakan di atas, dan mungkin terjadi pergeseran di antara badan layar. Dalam kajian hukum pergerakan material saringan trommel kompos, dibuat asumsi sebagai berikut: (1) material sepanjang putaran silinder sepanjang sumbu silinder untuk gerakan penyaringan spiral, untuk sementara tidak mempertimbangkan alat internal pada proses pergerakan material; (2) tidak mempertimbangkan saling campur tangan antar materi.
1.1.1 Gerak unit P pada bidang xoy dan gerak unit analisis P pada bidang x0y ditunjukkan pada Gambar 2 IV. Proses geraknya dibagi menjadi dua bagian yaitu gerak melingkar dari titik B ke titik 0, dan gerak parabola dari titik 0 ke titik D kemudian ke titik B. Persamaan gerak spesifiknya adalah sebagai berikut:
Berdasarkan persamaan (1) dan (2), tidak sulit untuk mencari koordinat perpotongan dua kurva lingkaran dan parabola masing-masing mempunyai titik asal 0(0,0) dan (4rsin2 xcos a,-4 rsin acos2a). Jika r=R(R adalah jari-jari saringan trommel kompos), yaitu bahan terletak pada dinding bagian dalam badan saringan, perpotongan kedua kurva adalah (0,0) dan (4Rsin2 xcos q,-4 Rsinacos2a). Untuk memperoleh efisiensi penyaringan yang lebih tinggi, material harus dibuat sedemikian rupa sehingga terjadi perputaran yang besar pada badan kasa, sehingga material dapat memperoleh penurunan maksimum pada badan kasa, yaitu maksimum yang disyaratkan pada Gambar 2 (yoy). Dengan mengambil turunan persamaan (2) terhadap x, diperoleh:
Berdasarkan perhitungan di atas, ketika =35.264, nilai (yo-ys) adalah yang terbesar, dan material berada pada posisi paling penuh dalam saringan trommel kompos. 1.1.2 Pergerakan dan Analisis elemen P sepanjang sumbu z Dengan asumsi bahwa elemen P tidak meluncur secara aksial pada badan saringan, pergerakan elemen P sepanjang sumbu z bersifat terputus-putus. Seperti dapat dilihat dari Gambar 1, ketika unit P menyelesaikan satu siklus, ia menggerakkan BB sepanjang sumbu z dan berpindah. Oleh karena itu, waktu yang diperlukan unit P untuk menyelesaikan setiap siklus dan perpindahan geraknya dapat dihitung terlebih dahulu, kemudian kecepatan rata-rata unit P sepanjang: sumbu dapat dihitung. (1) Waktu yang diperlukan unit P untuk menyelesaikan satu siklus meliputi waktu gerak melingkar sepanjang saringan trommel kompos dan waktu gerak parabola 2. Jika diasumsikan tidak terjadi slip antara elemen P dengan silinder, maka waktu gerak melingkar sepanjang saringan trommel kompos dapat dihitung dari kecepatan Sudut oOB dan kecepatan yang disederhanakan. Dari koordinat titik B kita dapat menghitung: Sudut 00, B=4a, lalu 6=2 n Dari persamaan gerak parabola dan koordinat titik B, kita dapat memperoleh waktu gerak parabola elemen P: 2= 120sina cosa, dimana n 9 n adalah kecepatan putar saringan trommel kompos. Jadi, waktu bagi sel P untuk menyelesaikan setiap siklus tt+t2o(2) Sel P untuk menyelesaikan setiap siklus menggerakkan panjang BB sepanjang sumbu z pada saringan trommel kompos. Berdasarkan persamaan gerak dan waktu gerak unsur P, maka perpindahan unsur P setelah menyelesaikan satu siklus dapat diperoleh: 1=4Rsin acos atan0. Oleh karena itu, kecepatan gerak rata-rata elemen P sepanjang sumbu z v=.






