Konveyor Sudut Curamadalah jenis alat pengangkut yang banyak digunakan, karena memiliki kapasitas pengangkutan yang besar, struktur sederhana, biaya investasi yang relatif rendah, dan perawatan yang mudah serta karakteristik lainnya dan banyak digunakan dalam makanan, batu bara, pelabuhan pertambangan, dermaga, metalurgi, pembangkit listrik tenaga panas, pabrik kimia dan industri lainnya. Ketika jatuh, ban berjalan terlempar, menghancurkan idler, pipa samping, kabel rak dan peralatan listrik serta potongan-potongan kecil di sepanjang jalan, mengakibatkan akumulasi besar ban berjalan dan material serta produksi.

Dari analisa banyaknya kecelakaan putus sabuk,Konveyor Sudut Curamalasan putusnya sabuk adalah sebagai berikut:
1. Kerusakan motor roda gigi, semprotan kopling hidrolik atau pembalikan motor;
2. Masalah kualitas sambungan sabuk konveyor. Sambungan belt conveyor dibedakan menjadi sambungan mekanis dan sambungan vulkanisasi, kualitas sambungan mekanis jauh lebih sedikit dibandingkan sambungan vulkanisir, sehingga sekarang sudah jarang digunakan. Sejauh menyangkut sambungan vulkanisasi, jika suhu vulkanisasi dan tekanan vulkanisasi tidak dikontrol sesuai kebutuhan, suhu dan tekanan tidak terdistribusi secara merata pada pelat vulkanisasi, suhu dan waktu penahanan tekanan tidak diatur secara wajar, dan penggunaan bahan yang tidak masuk akal akan mempengaruhi proses vulkanisasi.
3. Peningkatan muatan secara tiba-tiba yang disebabkan oleh adanya sesuatu yang lain dalam perjalanan. Seperti sejumlah besar benda yang tiba-tiba tercampur dalam pengangkutan material.
4. Stres sangat berubah saat startup dan shutdown. Menghidupkan dan mematikan konveyor sabuk juga akan menyebabkan patahnya sabuk konveyor, umumnya yang terbaik adalah memulai konveyor tanpa beban. Mulai dan hentikan perubahan kecepatan secara perlahan.
5. Kualitas ban berjalan sendiri tidak memenuhi standar, masa pakai ban berjalan terlalu lama, ban berjalan kelebihan beban dalam waktu lama, dan perawatan harian tidak dilakukan. Ketika ban berjalan mencapai masa pakainya, maka perlu diganti tepat waktu.
6. Distribusi material yang tidak merata, penyimpangan belt conveyor. Belt conveyor tidak memiliki bagian beban dan bagian beban berlebih, sehingga tegangan pada belt conveyor tidak merata.





